xmlns:og='http://ogp.me/ns#' LPC- Lansia Preneurship Community

Friday, 24 January 2020

Super Lansia, Tidak Tangguh

Lansia Super Tangguh

       Lanjut Usia adalah seseorang yang telah mencapai usia 60 (enam puluh) tahun ke atas (Permensos no.5 tahun 2018 ayat 1),Indonesia mengalami peningkatan jumlah lansia setiap tahun sehingga diperkirakan berdampak ,baik positif maupun negatif. 

Lansia tangguh adalah seseorang atau kelompok lansia yang tetap sehat (baik fisik, sosial dan mental), mandiri, aktif dan produktif. Mencapai optimalisasi masa tuanya secara berkualitas dengan rasa aman yang didukung lingkungan nyaman (BKKBN).

Kemudian bila ada Lansia Tangguh tetapi memiliki kemampuan produktif secara nasional  maka menurut LPC ,Lansia tersebut layak dan kalau boleh disebut Super Lansia Tangguh. karena dengan usia di atas 60 tahun masih mampu mengabdi dan memimpin negara.

Indonesia memiliki banyak Super Lansia Tangguh. Saat ini pada era kepemimpinan Presiden Joko Widodo, mereka sangat menonjol, Wapres Ma'ruf Amin, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Menteri Agama Fachrul Razi, Menko Maritim dan investasi Luhut Binsar Panjaitan

Mereka sangat inspiratif dan mendorong para lansia di tanah air untuk terus berkiprah meski usia sudah sepuh. Bukan halangan bila masih mampu mengabdi untuk nusa dan bangsa.

Wakil Presiden Ma'ruf Amin. ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

Menhan Prabowo Subianto (Jefrie Nandy Satria/detikcom)
Menteri Agama Fachrul Razi (Photo Kemenag for Times Indonesia)













Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan(CNBC Indonesia)





Baca: Hati-hati Virus menyerang lansia

Sunday, 19 January 2020

[MISTERI LAMA TERUNGKAP!] Mengapa Nenek Selalu Identik dengan “Nenek Sihir” Sejak Zaman Dahulu?

Pendahuluan

Sejak dahulu, banyak cerita rakyat menggambarkan sosok nenek sebagai tokoh misterius. Ada nenek tua tinggal di hutan, nenek yang dianggap memiliki ilmu gaib, hingga gambaran “nenek sihir” dalam dongeng anak-anak.

Mulai dari cerita Eropa, Asia, hingga Nusantara, sosok perempuan tua sering muncul sebagai figur yang menakutkan. Banyak lansia bertanya-tanya:

“Mengapa bukan kakek yang lebih sering disebut penyihir? Mengapa nenek selalu dikaitkan dengan hal mistis?”

Pertanyaan ini ternyata memiliki jawaban yang panjang, rumit, dan berkaitan dengan sejarah manusia selama ratusan tahun.

Nenek gayung    (sumber:ceritaseramhoror.blogspot.com)

Yang menarik, di balik citra “nenek sihir”, sebenarnya banyak perempuan lansia dahulu justru adalah penyembuh tradisional, penjaga pengetahuan herbal, dan orang bijak di desa.

Artikel ini akan membahas misteri tersebut secara tenang, ilmiah, dan mudah dipahami.

Asal Mula Gambaran “Nenek Sihir”

1. Perempuan Tua Dahulu Sering Hidup Sendiri

Pada zaman dahulu, angka harapan hidup tidak setinggi sekarang. Banyak perempuan menjadi janda di usia tua dan tinggal sendirian.

Karena hidup sendiri, mereka sering dianggap berbeda dari masyarakat umum.

Rumah yang terpencil, kebiasaan berbicara sendiri, memelihara kucing, atau meracik tanaman obat membuat masyarakat zaman dulu mudah curiga.

Di era ketika ilmu pengetahuan belum berkembang, sesuatu yang tidak dipahami sering dianggap mistis.

2. Perempuan Lansia Menguasai Ilmu Herbal

Dahulu, belum ada rumah sakit modern seperti sekarang. Banyak masyarakat bergantung pada perempuan tua yang memahami:

  • tanaman obat,
  • ramuan tradisional,
  • cara membantu persalinan,
  • pengobatan alami.

Namun ironisnya, kemampuan tersebut justru membuat sebagian orang takut.

Ketika ada pasien meninggal atau penyakit tidak sembuh, masyarakat kadang mencari kambing hitam. Perempuan tua yang memahami pengobatan tradisional sering dituduh memiliki ilmu hitam.

Pengaruh Dongeng dan Cerita Rakyat

3. Dongeng Lama Membentuk Imajinasi Anak-anak

Tokoh seperti:

  • penyihir tua,
  • nenek penjaga hutan,
  • perempuan tua pemakan anak,
  • nenek bertongkat dan berjubah hitam,

sering digunakan dalam dongeng untuk memberi pelajaran moral kepada anak-anak.

Contohnya:

  • nenek sihir dalam rumah permen,
  • perempuan tua penjaga hutan,
  • tokoh penyihir dalam legenda Eropa.

Tujuannya sebenarnya agar anak-anak:

  • tidak keluar malam,
  • tidak masuk hutan sembarangan,
  • tidak berbicara dengan orang asing.

Namun karena cerita ini diwariskan turun-temurun, citra “nenek menyeramkan” akhirnya melekat kuat dalam budaya populer.

Faktor Psikologis Manusia

4. Wajah Tua Sering Dianggap Misterius oleh Otak Manusia

Secara psikologis, manusia cenderung takut pada sesuatu yang:

  • tidak familiar,
  • sulit ditebak,
  • terlihat berbeda.

Keriput, mata yang dalam, tubuh membungkuk, dan ekspresi serius pada lansia kadang dianggap menakutkan oleh anak-anak kecil.

Padahal itu hanyalah proses alami penuaan.

Film-film horor modern kemudian memperkuat gambaran ini dengan menggunakan sosok nenek sebagai karakter menyeramkan.

Pada Kenyataannya, Banyak “Nenek Sihir” Adalah Perempuan Bijak

5. Banyak Ditakuti Karena Terlalu Pintar di Zamannya

Sejarah menunjukkan bahwa banyak perempuan tua dahulu sebenarnya:

  • tabib,
  • perawat,
  • ahli tanaman obat,
  • penasihat desa,
  • penjaga tradisi.

Tetapi pada masa tertentu, perempuan yang dianggap terlalu berbeda atau terlalu berpengetahuan bisa dicurigai.

Di beberapa negara Eropa abad pertengahan, ribuan perempuan tua bahkan dihukum karena dituduh sebagai penyihir, padahal banyak yang tidak bersalah.

Contoh Kasus Sosial di Kehidupan Nyata

Kisah “Mbah Sri” di Desa

Di sebuah desa kecil, tinggal seorang nenek bernama Mbah Sri. Ia dikenal pendiam dan tinggal sendiri sejak suaminya meninggal.

Karena memahami tanaman obat, warga sering meminta bantuannya saat sakit ringan.

Namun suatu hari, ketika ada warga jatuh sakit parah, muncul gosip bahwa Mbah Sri memiliki “ilmu aneh”.

Anak-anak mulai takut melewati rumahnya. Beberapa warga bahkan menjauhinya.

Padahal setelah diperiksa, penyakit warga tersebut berasal dari infeksi biasa, bukan hal mistis.

Beberapa tahun kemudian, masyarakat baru sadar bahwa Mbah Sri sebenarnya hanya seorang perempuan tua baik hati yang memahami pengobatan tradisional.

Kisah seperti ini pernah terjadi di banyak tempat dan menjadi contoh bagaimana ketakutan bisa mengalahkan logika.

Mengapa Sosok Nenek Tetap Muncul di Film Horor?

6. Karena Efek Psikologisnya Sangat Kuat

Industri film memahami bahwa sosok lansia dapat memunculkan rasa:

  • misterius,
  • sepi,
  • kesendirian,
  • kematian,
  • ketidakpastian.

Karena itu, karakter nenek sering digunakan dalam film horor psikologis.

Padahal di kehidupan nyata, mayoritas nenek justru:

  • penuh kasih,
  • sabar,
  • penyayang cucu,
  • sumber nasihat keluarga.

Pandangan Modern Mulai Berubah

Kini banyak masyarakat mulai memahami bahwa stereotip “nenek sihir” adalah hasil budaya lama, bukan kenyataan.

Banyak film dan buku modern mulai menggambarkan lansia sebagai:

  • sosok bijak,
  • kuat,
  • penyembuh,
  • penjaga keluarga,
  • sumber pengalaman hidup.

Kesadaran ini penting agar lansia tidak lagi dipandang dengan prasangka atau ketakutan yang tidak masuk akal.

Pelajaran Penting untuk Generasi Sekarang

Ada pelajaran besar dari cerita ini:

Jangan mudah menilai seseorang hanya dari usia, penampilan, atau gosip masyarakat.

Kadang orang yang terlihat “aneh” sebenarnya hanya:

  • kesepian,
  • berbeda,
  • lebih pendiam,
  • atau memiliki pengalaman hidup yang tidak dimiliki orang lain.

Lansia bukan simbol ketakutan.

Mereka adalah perpustakaan hidup yang menyimpan pengalaman panjang tentang keluarga, perjuangan, dan kehidupan.

Penutup

Mengapa nenek sering identik dengan “nenek sihir”?

Jawabannya berasal dari campuran:

  • sejarah,
  • ketakutan manusia,
  • budaya lama,
  • dongeng rakyat,
  • dan kurangnya pemahaman pada masa lalu.

Namun di balik semua itu, banyak perempuan lansia sebenarnya adalah sosok bijak yang berjasa besar dalam masyarakat.

Karena itu, penting bagi generasi sekarang untuk melihat lansia dengan rasa hormat, bukan prasangka.

Sebab sering kali, di balik wajah tua yang dianggap misterius, tersimpan hati yang lembut dan pengalaman hidup yang sangat berharga.

Responsive Grid Lansia Premium

#lpclansia

Tonton info singkat kesehatan lansia. Kenali tanda penyakit sebelum terlambat.

Tonton →

#KesehatanLansia

Jangan lewatkan info kesehatan lansia agar lebih cepat memahami gejala tubuh.

Lihat →

#TipsLansiaSehat

Pelajari perubahan organ tubuh lansia dengan penjelasan yang mudah dipahami.

Cek →

Jelajahi LPC Lansia

Artikel Populer

[HACKING EMOSI] Bukan Cuma Perasaan! Ini Tombol Kimia di Otak yang 'Memaksa' Anda Terus Sedih

Kesedihan adalah emosi yang sangat manusiawi. Namun, di balik rasa perih di dada, ada cara untuk menyelesaikan...

Baca Selengkapnya

BUKAN AMBISI, TAPI TEKAD BESI: Benarkah Usia Joe Biden Justru Jadi Senjata Rahasia Kekuatan Politiknya?

Tidak semua orang menjadi besar karena hidupnya mulus, Sebagian justru tumbuh karena tekad yang membaja...

Baca Selengkapnya

[BACA SEBELUM FATAL!] 7 Penataan Furnitur yang Diam-Diam 'Mematikan' Lansia: Ubah Sekarang Juga!

Sebagian besar kasus jatuh pada lansia tidak disebabkan oleh penyakit serius, melainkan penataan furnitur...

Baca Selengkapnya

Sumber

  1. Women Who Run With the Wolves
  2. Caliban and the Witch
  3. Psikologi Sosial
  4. Antropologi Budaya
  5. Penelitian sejarah tentang perburuan penyihir di Eropa abad pertengahan.
  6. Kajian folklor dan cerita rakyat Eropa serta Nusantara.







Saturday, 18 January 2020

Kerajaan Baru, Runtuh Oleh Polri

Kerajaan Baru Runtuh

Fenomena munculnya kerajaan baru di Indonesia, banyak menarik perhatian masyarakat. Kerajaan baru yang bermunculan menjadi daya tarik masyarakat karena berharap mendapatkan kehidupan yang layak dan memiliki martabat. 

Bergabung dengan kerajaan untuk sebagian masyarakat merupakan kebanggaan. Beberapa daerah yang masyarakatnya dekat dengan masa kerajaan tentu saja banyak mendengar dari para sesepuh (lansia) secara turun-temurun, bagaimana kebesaran dan kemegahan kerajaan masa lalu.

Kerinduan pada masa itu mendorong masyarakat untuk menghidupkan kembali adanya ratu dan raja dengan istana yang indah.

Cerita tentang kerajaan Inggris dan keluarganya serta raja-raja yang masih berkuasa  di dunia tentu menjadi tontonan yang menarik masyarakat. Tayangan kebesaran dan kejayaan kerajaan  mudah mereka akses melalui berbagai media.

Dengan NKRI masyarakat harus menyadari apakah kerajaan baru yang bermunculan itu melanggar peraturan yang berlaku atau tidak.

Di Indonesia ada institusi penegak hukum, yaitu Polri, serahkan semua masalah kerajaan baru kepada Polri bila melanggar tentu saja kerajaan baru tersebut harus ditindak dan diruntuhkan sesuai dengan peraturan berlaku.

Namun bukan berarti di Indonesia tidak ada kerajaan. Menurut Dra. R. Hj. R. Yani WSS Kuswodidjojo yang merupakan Pengageng Kasunanan Sumenep, MAKN(Majelis Adat Kerajaan Nusantara) akan merumuskan lima syarat utama untuk menghindari potensi kemunculan raja atau ratu yang mengaku-aku tanpa ada jejak dan sejarah kerajaannya.

"Ada rumusan penting yang harus dimiliki sebuah kerajaan dan keraton yakni adanya lima syarat pertama, ada atau memiliki istana atau keraton atau puri, lalu ada raja yang ditabalkan atau dinobatkan, syarat ketiga ada dan memiliki silsilah turun temurun, syarat keempat punya lambang pusaka atau ada situs kerajaan atau keratonnya dan kelima ada masyarakat adatnya,"
(liputan 6.com)
Candi Bajang-Jejak Kemegahan Majapahit  (suaramuslim.net)


Terakhir untuk raja dan ratu yang ada di tanah air, jangan lupa pesan Presiden RI
"Saya titip kepada para sultan, raja, pangeran, permaisuri, serta pemangku adat keraton, bersama-sama yang lainnya untuk menggalang persatuan, menjaga kerukunan, menjadi berkat kebinnekaan serta memperkokoh NKRI yang kita cintai bersama-sama," kata Jokowi.
(nasional.kompas.com)